Sunday, May 31, 2020

Ketahui Perbedaan Ikan Channa, Toman dan Gabus

Ikanhiasku.net - Dikalangan pecinta ikan predator hias, ikan channa dan ikan toman sedang banyak digemari oleh para penghobby.

Mulai dari yang harganya puluhan ribu, ratusan ribu bahkan ada yang harganya sampai 10 juta keatas.

Namun, semakin maraknya pecinta ikan hias yang ingin mengoleksi ikan toman dan channa.

Perlu juga kamu ketahui perbedaan antara ikan channa, toman dan ikan gabus. Karena bentuknya yang hampir mirip sehingga banyak orang yang masih bingung perbedaan diantara ketiganya seperti apa.

Baca Juga "Mengenal Ikan Toman"

Berikut penjelasan perbedaan ikan channa, toman dan ikan gabus.

Perbedaan Ikan Channa, Ikan Toman dan Ikan Gabus

Hal pertama yang perlu kamu ketahui adalah bahwa ikan gabus dan toman masih dalam satu genus yaitu Channa.

Agar lebih mudah bagi kamu untuk memahami perbedaannya, kami sajikan tabel taksonomi dari ikan toman atau nama ilmiahnya Channa micropletes.

Tabel Taksonomi Ikan Channa

 Kerajaan Animalia
 Filum Chordata
 Kelas Actinopterygii
 Ordo Perciformes 
 Famili Channidae
 Genus Channa
 Spesies Channa micropletes

Ikan Channa atau gabus-gabusan diambil dari nama Genus nya, dimana ikan channa ini memiliki banyak sekali spesies yang berbeda.

Yang seringkali kita jumpai adalah ikan toman dan ikan gabus. Ikan toman memiliki nama ilmiah Channa micropletes dan Ikan gabus yang biasa kita temui dipersawahan dan rawa, yang juga sering dibuat konsumsi dirumah, memiliki nama ilmiah Channa striata.

Jadi, kalau ada yang bertanya apa perbedaan ikan toman dan ikan gabus ? Mereka jelas berbeda karena sudah beda spesiesnya. yang paling mencolok adalah corak yang ada pada tubuh ikan.

Ikan toman memiliki corak warna hitam dan agak kebiruan dibagian atas, dibagian bawahnya terdapat warna putih Namun ikan gabus warnanya cenderung lebih coklat kusam dan bagian putih pada perut bawahnya saja.

Kamu bisa melihat perbedaan dari kedua ikan tersebut melalui gambar dibawah ini.

Perbedaan Ikan Gabus dan Ikan Toman
Perbedaan Ikan Toman dan Ikan Gabus

Sampai sini, kamu sudah tahu kan apa perbedaannya, nah sekarang apakah ikan channa, toman dan gabus berbeda ?

Jika kita merujuk pada tabel taksonomi diatas, maka sebetulnya baik ikan toman ataupun ikan gabus merupakan sama-sama ikan channa namun berbeda spesiesnya.

Dilansir dari wikipedia terdapat hampir 50 jenis ikan channa. Jadi kalau bicara ikan channa hias, ikan channa yang mana dulu, karena ada banyak sekali jenisnya

Lain kali, ikanhiasid akan membahas 50 jenis ikan channa yang ada diseluruh dunia beserta gambarnya.


Setelah kamu tahu apa perbedaan ikan channa, toman dan gabus. Berarti sudah tidak pusing lagi kan membedakan ikan channa dengan ikan toman atau ikan gabus.

Salam lestari
[ikanhiasku]

Saturday, May 30, 2020

Cara Mudah Memelihara Ikan Toman di Aquarium

Ikanhiasku.net - Ikan toman merupakan ikan predator yang cukup ganas. Dikenal dengan nama Snakehead (Channa micropletes), ikan ini memiliki rahang yang besar dan dilapisi gigi yang tajam.

Diwilayah Asia Tenggara ikan toman seringkali dijadikan makanan bagi penduduk lokal, namun sekarang banyak pula yang menjadi penggemar ikan toman untuk dijadikan ikan hias di aquarium.

Para pecinta ikan hias predator mulai banyak memburu ikan toman, karena corak tubuh dan warnanya yang beragam dari sepesies ini.

Cara Mudah Memelihara Ikan Toman
Cara Memelihara Ikan Toman (Foto:Pinterest)

Berikut cara mudah memelihara ikan toman di aquarium rumah.

Ukuran Aquarium

Untuk diketahui bagi kamu yang baru memelihara ikan toman, ikan ini dapat tumbuh sampai panjang 1 hingga 1,3 meter.

Tidak seperti ikan Channa lainnya, ikan toman membutuhkan banyak ruang untuk berenang bebas. Jadi pastikan aquarium yang kamu siapkan berukuran besar yaa.

Jangan lupa untuk memberi penutup pada bagian atas aquarium, karena ikan Channa memiliki kemampuan untuk melompat tinggi. Namun tetap perhatikan celah udara antara penutup dan permukaan air, karena ikan ini membutuhkan udara yang lembab.

Suhu air di aquarium ikan toman berkisar di angka 20-30 derajat Celcius, dengan ph air 6.0-8.0 dan tingkat kesadahan air 36-357ppm.

Kamu tidak perlu khawatir, karena ikan toman tidak terlalu sulit untuk dipelihara, dan ia dapat bertahan hidup dilingkungan air yang miskin oksigen.

Karena ikan ini memiliki paru-paru primitif dibelakang insangnya, yang memungkinkan ia bernafas langsung mengambil udara di atas permukaan air.

Jadi ia pun dapat hidup meski tidak ada airpump di aquariumnya.


Pakan Ikan Toman

Di habitat alaminya, ikan toman memangsa ikan-ikan kecil, amfibi dan serangga darat. Namun ikan ini dapat beradaptasi dengan pakan lain di aquarium.

Meski beberapa spesies mau memakan pakan kering, akan tetapi sebaiknya kamu tidak lakukan apalagi dijadikan makanan utama ikan toman.

Pakan ikan toman yang masih muda dapat diberi cacing tanah kecil, udang cincang, cacing darah dan sejenisnya.

Untuk pakan ikan toman yang sudah dewasa dapat diberi potongan daging ikan, udang, cacing tanah besar, kerang dan lain-lain.

Ikan toman yang sudah tua tidak terlalu membutuhkan makanan setiap hari, kamu cukup memberi pakan 2-3 kali dalam seminggu.

Sebaiknya ikan toman tidak diberi makan daging ayam atau hewan unggas lainnya. Termasuk pula hewan mamalia seperti jantung sapi, domba atau yang sejenisnya.

Karena pakan tersebut tidak dapat dimetabolisme dengan baik oleh ikan ini dan dapat menyebabkan timbunan lemak yang berlebih.

Jika kamu ingin memberikan pakan hidup seperti ikan mas kecil, molly, platy atau ikan livebearer lainnya. Pastikan sudah dikarantina sebelumnya agar tidak membawa parasit atau penyakit bagi ikan toman milikmu. 

Tankmate untuk ikan chana - ikanhiasku
Ikan Channa (Foto : Pinterest)


Tankmate Untuk Ikan Toman

Ikan toman sebaiknya dipelihara di aquarium khusus untuk toman, karena sifatnya yang agresif akan membuat ikan ini dapat menyerang tankmate nya.

Namun kamu bisa memelihara ikan toman dengan ikan predator lainnya. Asalkan tankmate toman memiliki ukuran yang relatif sama atau lebih besar darinya dan juga tersedia ruang yang cukup dalam aquarium. 

Satu lagi jangan sampai kamu membuat ikan toman kelaparan, karena jika sampai kelaparan meskipun tankmate nya memiliki ukuran yang sama. Ia akan menyerangnya karena sifat dari ikan ini yang agresif.


Demikian cara mudah memelihara ikan toman, setelah membaca artikel ini apakah kamu jadi semakin tertarik untuk memelihara ikan toman ?

Silahkan share ke kawan-kawan kamu agar lebih banyak yang tahu cara mudah memelihara ikan toman di aquarium. Terima Kasih

[ikanhiasku]

Wednesday, May 27, 2020

Ikan Toman Hias, Ikan Predator yang Sedang Naik Daun

Ikanhiasku.net - Ikan Toman memiliki nama ilmiah Channa micropletes atau dikenal juga dengan nama Giant Snakehead atau Red Snakehead.

Diberi panggilan Red Snakehead karena ikan toman memiliki warna merah ketika masih kecil dan memiliki bentuk kepala yang menyerupai kepala ular.

Ikan Toman berasal dari kawasan Asia Tenggara seperti Indonesia, Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Laos. Bahkan beberapa ditemukan didaerah India.

Ikan Toman Hias
Ikan Toman Hias

Sebutan Toman hanya di daerah Indonesia dan Malaysia saja, untuk didaerah lain memiliki nama sebutan yang lain.

Ikan Toman dewasa dapat tumbuh mencapai sekitar 150 cm itulah kenapa diberi nama panggilan lain yaitu Giant Snakehead. Jadi siapkan aquarium yang besar yaa kalau kamu ingin memeliharanya sampai besar.

Ikan Toman hias memiliki corak warna tubuh yang sangat menarik inilah yang menjadi daya tarik bagi penghobi ikan predator hias.

Yang perlu diingat para penghobi, Ikan Toman merupakan ikan predator yang memiliki gigi pisau yang tajam. Jadi pastikan memilih tankmate ikan toman ini dengan baik ya.

Bagi para penghobi pemula disarankan untuk tidak memelihara ikan ini, karena bisa saja menyerang kamu ataupun tankmate nya. Karena ikan ini sangat agresif.

Tapi kalau kamu anggap mampu dan aman, tidak jadi masalah untuk memeliharanya di aquarium rumah kamu.

Kamu juga bisa memberi pakan seperti ikan kecil, cacing tanah ataupun kerang.

Ikan ini sangat bandel dan tangguh jadi bisa hidup di habitat seperti sungai, rawa, danau ataupun kolam.

Selain menggunakan insang, ikan toman dapat bernafas dengan paru-paru primitif yang berada di belakang insangnya. 

Jadi meskipun dalam kondisi air yang minim oksigen, ikan toman akan dapat bertahan dengan cara naik ke permukaan dan mengambil udara.

PH air yang ideal untuk ikan toman berkisar di PH 6-7,5 dan suhu air sekitar 22-270 C.

Ikan Toman masih termasuk dalam genus Channa (Gabus-gabusan), inilah kenapa bentuk dan ciri dari ikan toman hampir mirip dengan ikan gabus.

Berikut taksonomi dari Ikan Toman atau Channa micropletes
 Kerajaan Animalia
 Filum Chordata
 Kelas Actinopterygii
 Ordo Perciformes 
 Famili Channidae
 Genus Channa
 Spesies Channa micropletes
Sudah kenal kan dengan ikan toman, sekarang apakah kamu ingin memeliharanya dirumah ?

[ikanhiasku.net]