Thursday, November 19, 2015

Kelebihan Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal

Kelebihan Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal
Kelebihan Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal
Budidaya Ikan - Kini budidaya ikan di kolam terpal cukup populer di Indonesia. Sudah banyak orang yang sukses dalam menerapkannya, kolam terpal biasa digunakan untuk budidaya ikan tawar seperti lele, gurame, mujair, patin, dan lain-lain.

Kolam terpal relatif lebih murah dibandingkan dengan kolam tembok, dan sangat cocok bagi Anda yang memiliki lahan yang terbatas. Berikut kami berikan kelebihan budidaya ikan di kolam terpal.

Kelebihan Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal

Ikan Tidak Berbau Tanah

Bila ikan hasil budidaya di kolam tanah masih berbau lumpur, maka ikan hasil budidaya di kolam terpal sama sekali tidak berbau lumpur. Hal ini yang membuatnya lebih disukai konsumen dibandingkan ikan yang masih terasa bau lumpur.

Sedikit Hama & Penyakit

Penyakit Ikan Lele
Penyakit Ikan Lele
Hama dan penyakit yang seringkali menyerang ikan di kolam tanah sangat jarang ditemui di kolam terpal. Karena kebersihan yang selalu terjaga.

Pembersihan Kolam Lebih Cepat

Bila kolam tanah memerlukan waktu 2-7 hari untuk proses pembersihan dan pengeringan, maka untuk kolam terpal hanya membuthkan waktu 1-2 hari saja untuk proses pembersihan dan pengeringan. Proses pembersihan dan pengeringan tersebut dilakukan untuk membunuh bibit penyakit yang ada di dalam kolam budidaya.

Kolam Terpal Cocok untuk Daerah Kurang Air

Kolam terpal sangat baik diaplikasikan di daerah kurang air, seperti di daerah pesisir pantai yang memiliki tanah berpasir dan kurang mampu untuk menahan air. 

Ikan Hidup Lebih Lama

Dengan kualitas air yang lebih terkontorl dan minimnya serangan hama dan penyakit, maka keberlangsungan hidup ikan lebih tinggi atau ikan dapat hidup lebih lama. 

Panen Ikan Lebih Mudah

Panen Ikan di Kolam Terpal - Cara Budidaya Ikan
Panen Ikan di Kolam Terpal
Dengan ukuran yang umumnya tidak terlalu besar, dan juga kolam terpal biasanya tidak terdapat lumpur sehingga ketika proses panen ikan di kolam terpal jauh lebih mudah untuk dilakukan.



Itulah beberapa kelebihan budidaya ikan di kolam terpal, meskipun kolam terpal juga tidak dapat dipungkiri memiliki kekurangan yang patut Anda jadikan bahan pertimbangan ketika Anda ingin menjadikan bisnis budidaya ikan sebagai pemasukan utama Anda. Baca Kelemahan Budidaya Ikan di Kolam Terpal.

Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal

Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal
Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal

Budidaya Ikan - Peluang bisnis budidaya ikan lele cukup baik, dengan banyaknya permintaan dari supermarket hingga warung-warung makan di pinggir jalan. Modal untuk membudidayakannya pun tidak memerlukan biaya yang besar, bergantung kepada ukuran pemberian pakan. Jika Anda berminat memiliki usaha budidaya ikan lele silahkan simak cara budidaya ikan lele di kolam terpal.

Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal

1. Membangun Kolam

Langkah pertama yang dilakukan dalam membudidayakan ikan lele adalah membangun kolam, yang kali ini dibahas adalah budidaya ikan lele di kolam terpal. Cuci bagian dalam terpal dengan sabun agar bahan kimia dan abu lem yang masih menempel pada terpal hilang. Setelah di cuci bilas kembali bagian dalam terpal hingga bersih, lalu keringkan selama satu hari. Bila sudah kering, isi kolam terpal dengan air hingga 20cm.

Kolam yang telah terisi air didiamkan selama 1 minggu dan masukkan daun singkong atau pepaya kedalam kolam. Proses ini bertujuan untuk pembentukan lumut dan pertumbuhan fito plankton, dan menjadikan air di kolam menjadi hijau yang merupakan habitat yang baik untuk ikan lele.

2. Pemilihan Benih Ikan yang Baik

Benih Ikan Lele Unggul
Benih Ikan Lele Unggul
Memilih benih ikan yang baik dapat berpengaruh terhadap keberhasilan pembesaran ikan. Benih ikan yang baik dapat dilihat dengan memperhatikan ciri-ciri berikut :
  1. Benih aktif
  2. Gesit, agresif dan kulitnya terlihat cerah
  3. Warna kulitnya lebih terang
  4. Ukuran tubuhnya sama rata

3. Penebaran Benih Ikan

Untuk kolam dengan ukuran 2m x 1m x 1m, Anda sapat siapkan 1000 benih lele sangkuriang dengan ukuran 1,5-2 inci. Jika budidaya dilakukan di tempat yang lebih besar maka penebaran benih dapat di akumulasikan dengan perbandingan yang sesuai dengan ketentuan diatas. 

Benih yang baru dibeli jangan langsung dimasukkan ke dalam kolam, namun harus di rendam terlebih dahulu agar benih dapat beradaptasi dengan air di kolam budidaya.

Berikut langkah-langkahnya :

  1. Siapkan Bak
  2. Masukkan air kolam budidaya kedalam bak.
  3. Masukkan benih lele yang akan di tebar kedalam bak
  4. Diamkan selama kurang lebih 1 jam agar benih dapat beradaptasi dengan lingkungan barunya dan untuk menghilangkan stress ikan.
  5. Setelah 1 jam benih didiamkan maka benih sudah dapat di tebar kedalam kolam terpal
Penebaran Benih Ikan Lele
Penebaran Benih Ikan Lele
Penebaran benih baiknya dilakukan di pagi dan malam hari karena di waktu itulah kondisi air relatif stabil. Setelah ikan lele berumur kurang lebih 20 hari, maka perlu dilakukan sortir untuk memisahkan ikan yang kecil dengan ikan yang lebih besar.

Pemisahan ini dilakukan untuk mendapatkan hasil budidaya yang maksimal, karena bila tidak dipisahkan ikan yang kecil akan kesulitan dalam mendapatkan makanan karena kalah cepat dan juga ikan yang lebih kecil dapat dimakan oleh ikan yang lebih besar.

4. Menjaga Kualitas Air

Air di kolam terpal akan mengalami proses penguapan, maka ada kalanya Anda perlu menambahkan air sampai tingkat air kembali seperti posisi semula dan dapat ditambahkan pula daun singkong, pepaya serta talas. Tingkat kedalaman air pada bulan pertama adalah 20 cm, 40 cm pada bulan kedua, dan 80 cm pada bulan ketiga).

Warna air yang cocok bagi ikan lele adalah berwarna hijau yang dihasilkan dari rendaman daun pepaya dan singkong. Dan bila air berubah menjadi merah, ini menunjukkan ikan sudah dewasa dan siap panen.

5. Pemberian Pakan

Pemberian pakan dapat dilakukan tiga kali sehari yaitu pada pukul 7 pagi, pukul 5 sore dan 10 malam. Pemberian pakan tidak selalu harus 3 kali, bahkan bisa jadi 4 kali tergantung kebutuhan ikan.

Pakan ikan lele yang dapat diberikan adalah jenis pakan ikan 781-1 karena didalamnya mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh ikan. Pemberian pakan juga tidak boleh berlebihan, karena pakan yang tidak habis dan mengendap di kolam dapat menyebabkan berbagai penyakit. Anda juga dapat menggunakan pakan alami contohnya seperti kroto semut.

6. Panen

Panen Ikan Lele
Panen Ikan Lele
Setelah kurang lebih 90 hari, maka ikan lele siap panen. Pemanenan dengan menyortir ikan yang sudah layak dikonsumsi atau belum. Bila belum layak konsumsi maka ikan dapat dipelihara kembali.


Begitulah Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal. Semoga Anda berhasil dalam menerapkan langkah-langkah diatas. Lihat juga Kelebihan Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal.