Thursday, August 11, 2016

Cara Membuat Aquarium Sendiri

Cara Membuat Aquarium - Aquarium adalah bejana buatan yang biasanya terbuat dari kaca yang berfungsi untuk memelihara ikan atau biota air lainnya sebagai hiasan didalam rumah maupun diluar rumah.

Aquarium dapat di pajang didalam atau diluar rumah sesuai space yang Anda miliki. Aquarium diyakini dapat mempercantik dekorasi rumah dan juga sebagai penghilang stress dikala pikiran Anda sedang jenuh.

Baca Juga Daftar Harga Ikan Hias Terbaru

Cara Membuat Aquarium Sendiri - Budidaya Ikan
Cara Membuat Aquarium Sendiri
Harga aquarium dipasaran sangat beragam mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Anda dapat mengecek Daftar Harga Aquarium Terbaru untuk mengetahui harga aquarium di pasaran. Namun Anda dapat menghemat biaya untuk membeli aquarium bermerk, dengan membuat aquarium sendiri. Berikut kami akan beritahu cara membuat aquarium sendiri.

Alat dan Bahan Membuat Aquarium

  1. Kaca, Sebagai bahan utama dalam pembuatan aquarium.
  2. Lem Kaca, lem khusus yang biasa digunakan dalam pembuatan aquarium adalah lem silikon yang berfungsi untuk merekatkan kaca agar tidak bocor.
  3. Penembak Lem Silikon, Alat untuk menembakkan lem silikon agar mempermudah proses perakitan.
  4. Lakban, digunakan untuk membantu merekatkan sementara kaca agar tidak bergeser ketika proses pengolesan lem kaca. Disarankan untuk menggunakan lakban yang daya rekatnya kuat.

Langkah - Langkah Membuat Aquarium

  1. Siapkan potongan kaca yang akan dirangkai menjadi aquarium. Potongan kaca bisa didapat dari penjual kaca, Anda hanya perlu memberikan ukuran yang diinginkan.
  2. Oleskan lem kaca di sisi kaca bagian besar, tepat di pertemuan antara potongan kaca.
  3. Setelah lem sudah teroles dengan baik, selanjutnya tempelkan kaca bagian kecil ke sisi yang sudah dioles lem tadi.
  4. Selanjutnya kedua sisi lainnya dapat dipasang.
  5. Setelah semua kaca menempel dengan baik, kemudian beri lakban disetiap siku aquarium. Hal ini bertujuan untuk merekatkan aquarium agar posisi kaca tidak berubah sampai lem mengering.
  6. Lapisi siku bagian dalam aquarium dengan lem kaca untuk mencegah terjadinya kebocoran yang disebabkan pengeleman yang kurang sempurna.
  7. Setelah lem kering, Anda dapat mengisi aquarium dengan air untuk menguji adanya kebocoran atau tidak.
Cara Membuat Aquarium
Sekarang Anda tidak perlu membeli aquarium diluar sana yang mungkin harganya belum masuk dikantong Anda, dengan membuat aquarium sendiri Anda sudah menghemat pengeluaran Anda. Selamat Mencoba !!!

[Budidaya Ikan]

Tips Merawat Aquarium Air Laut

Aquarium Air Laut - Merawat aquarium air laut tidaklah sulit seperti yang kita bayangkan, sama seperti halnya merawat aquarium air tawar, hanya saja ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui.

Diantara yang perlu diperhatikan seperti kadar kalsium, amoniak, suhu air, dll. Jika Anda sudah cukup mengerti dalam merawat aquarium air laut, maka sangat mudah bagi Anda untuk memelihara ikan air laut seperti ikan badut dirumah. Anda pun tidak perlu repot-repot mengeluarkan biaya tambahan untuk biaya perawatan karena memanggil jasa untuk merawat aquarium Anda.

Merawat Aquarium Air Laut - Budidaya Ikan
Aquarium Air Laut
Pertama kali ketika membuat aquarium air laut ada beberapa hal yang perlu Anda diketahui :

  1. Peralatan aquarium laut tergolong mahal, namun Anda dapat mensiasatinya dengan cara membuat peralatan sendiri (Do It Yourself) seperti denitrator, skimmer, dan kalsium reaktor. 
  2. Tipe dari sump atau tempat penampungan air ada berbagai macam, tipe sump harus disesuaikan dengan aquarium Anda miliki.
  3. Enam bulan sekali, air dalam aquarium perlu diganti dengan air yang baru. Jika dirasa pergantian air harus dipercepat maka tidak mengapa, tidak perlu menunggu enam bulan.
  4. Anda perlu memikirkan tipe filter apa yang cocok untuk aquarium Anda, ada berbagai macam filter seperti, mekanik, biologi, dan kimiawi. Jenisnya pun sangat beragam seperti, under gravel, canister, filter gantung, wet&dry, dll. 
  5. Coral akan tumbuh dan berkembang dengan baik jika mendapatkan sinar UV atau lampu metal halide.
  6. Jika Anda menggunakan lampu metal halide maka air aquarium akan cepat menjadi panas, maka Anda membutuhkan chiller untuk mendinginkan suhu air.
  7. Penambahan ikan baru ke dalam aquarium perlu dilakukan bertahap dan perlu dikarantina. Karena ikan yang sudah lama suka menyerang ikan baru yang dapat menyebabkan kematian bagi ikan baru.
  8. Tiap jenis ikan dan coral memiliki sifat dan karakternya sendiri, Anda perlu mengetahui hal tersebut agar tidak keliru dalam perawatannya. Contoh : ikan badut membutuhkan anemone sebagai tempat tinggalnya dan anemone membutuhkan ikan badut untuk mendapatkan makanannya.
  9. Ada beberapa ikan hias laut yang memakan coral seperti, angelfish, trigger, dll.
  10. Ikan hias air laut tidak bisa hidup dengan suhu terlalu dingin yang akan menyebabkan penyakit white spot.
  11. Coral atau terumbu karang hidup di suhu 22-26 Celcius
  12. Agar dapat tumbuh dengan baik, Coral membutuhkan kalsium dan makanan seperti potongan daging udang atau ikan.
  13. Kalsium berfungsi untuk menaikkan PH air laut.
  14. Jika kadar amoniak dalam air cukup tinggi akan menurunkan PH dalam air laut.
Itulah 14 tips merawat aquarium air laut di rumah Anda, silahkan mencoba.

[Budidaya Ikan]