Thursday, December 31, 2015

Gambar Ikan Guppy

Gambar Ikan Guppy Dragon

Ikan Guppy Dragon Jantan - Cara Budidaya Ikan
Ikan Guppy Dragon Jantan
Ikan Guppy Dragon Betina - Cara Budidaya Ikan
Ikan Guppy Dragon Betina


Gambar Ikan Guppy Black Moscow

Ikan Guppy Black Moscow - Cara budidaya Ikan
Ikan Guppy Black Moscow

Gambar Ikan Guppy Cobra

Ikan Guppy Cobra Hijau - Cara Budidaya Ikan
Ikan Guppy Cobra Hijau
Ikan Guppy Cobra Kuning - Cara Budidaya Ikan
Ikan Guppy Cobra Kuning
Ikan Guppy Cobra - Cara Budidaya Ikan
Ikan Guppy Cobra Merah

Gambar Ikan Guppy Super Red

Ikan Guppy Super Red - Cara Budidaya Ikan
Ikan Guppy Super Red
Ikan Guppy Super Red Singapore - Cara Budidaya Ikan
Ikan Guppy Super Red Singapore

Gambar Ikan Guppy Black Cobra Tail

Ikan Guppy Black Cobra Tail - Cara Budidaya Ikan
Ikan Guppy Black Cobra Tail
Ikan Guppy Black Cobra Tail - Cara Budidaya Ikan
Ikan Guppy Black Cobra Tail

Gambar Ikan Guppy Yellow Lace

Ikan Guppy Yellow Lace - Cara Budidaya Ikan
Ikan Guppy Yellow Lace
Ikan Guppy Yellow Lace Thailand - Cara Budidaya Ikan Guppy
Ikan Guppy Yellow Lace Thailand


Gambar Ikan Guppy Blue Moscow Albino

Ikan Guppy Blue Moscow Albino - Cara Budidaya Ikan Guppy
Ikan Guppy Blue Moscow Albino
Ikan Guppy Blue Moscow Albino - Cara Budidaya Ikan Guppy
Ikan Guppy Blue Moscow Albino

Gambar Ikan Guppy Blue Moscow

Ikan Guppy Blue Moscow - Cara Budidaya Ikan Guppy
Ikan Guppy Blue Moscow

Ikan Guppy Blue Moscow - Cara Budidaya Ikan Guppy
Ikan Guppy Blue Moscow

Gambar Ikan Guppy Full Platinum

Ikan Guppy Full Platinum - Cara Budidaya Ikan Guppy
Ikan Guppy Full Platinum
Ikan Guppy Full Platinum - Cara Budidaya Ikan Guppy
Ikan Guppy Full Platinum

Gambar Ikan Guppy Redlace Snakeskin


Ikan Guppy Redlace Snakeskin - Cara budidaya Ikan
Ikan Guppy Redlace Snakeskin
Ikan Guppy Redlace Snakeskin - Cara budidaya Ikan
Ikan Guppy Redlace Snakeskin

Gambar Ikan Guppy Bluelace

Ikan Guppy Bluelace - Cara Budidaya Ikan
Ikan Guppy Bluelace
Ikan Guppy Bluelace - Cara Budidaya Ikan
Ikan Guppy Bluelace

Gambar Ikan Guppy Tuxedo

Ikan Guppy Tuxedo Putih - Cara Budidaya Ikan Guppy
Ikan Guppy Tuxedo Putih Hitam
Ikan Guppy Tuxedo Biru - Cara Budidaya Ikan Guppy
Ikan Guppy Tuxedo Biru
Ikan Guppy Tuxedo Kuning - Cara Budidaya Ikan Guppy
Ikan Guppy Tuxedo Kuning
Ikan Guppy Tuxedo Merah - Cara Budidaya Ikan Guppy
Ikan Guppy Tuxedo Merah





Wednesday, December 30, 2015

Jenis Penyakit Ikan Guppy dan Cara Pengobatannya

Jenis Penyakit Ikan Guppy dan Cara Pengobatannya - Cara Budidaya Ikan
Jenis Penyakit Ikan Guppy dan Cara Pengobatannya
Budidaya Ikan - Ikan guppy salah satu ikan hias yang banyak penggemarnya, meskipun kecil namun keindahan warna tubuhnya menjadi pesona tersendiri bagi pecinta ikan hias ini. Tentu Anda tidak ingin ikan hias kesayangan Anda terserang penyakit dan kemudian mati. Berikut jenis penyakit ikan guppy dan cara pengobatannya.

Jenis Penyakit Ikan Guppy

Jamur Mulut

Penyakit Ikan Jamur Mulut - Cara Budidaya Ikan
Penyakit Ikan Jamur Mulut
Ikan yang terkena jamur mulut dapat dilihat dengan mudah dari warna putih yang menempel di depan mulutnya. Kondisi terparah, jamur tersebut dapat menutup mulut ikan hingga tidak bisa bernafas dan makan sehingga menyebabkan kematian pada ikan.

Cara Pengobatannya : Gunakan aureomycin 25 mg untuk 1 galon air dan tambahkan 1 tetes obat merah dan metopen 2 tetes.

Penyakit Bloat atau Kembung

Penyakit Ikan Kembung - Cara Budidaya Ikan
Penyakit Ikan Kembung
Gejala yang ditimbulkan oleh penyakit ini adalah ikan tampak gelisah, badan menjadi lebih besar karena kembung dan sulit untuk ke dasar kolam atau akuarium. Hal ini disebabkan karena peradangan usus ikan sehingga membuat perut ikan menjadi bengkak.

Cara Pengobatannya : Isolasi ikan, kemudian masukkan ke dalam wadah yang berisi satu galon air yang telah di berikan 2 sendok penuh garam inggris. Biarkan selama 4 atau 6 jam lalu tambahkan air secukupnya. Bila ikan telah menunjukkan tanda-tanda kesembuhan barulah ikan dapat dikembalikan ke tempat asal.

Peradangan Insang

Peradangan insang disebabkan oleh bakteri dan jamur. Ciri ikan yang terkena penyakit ini seperti insang terbuka, selalu diatas permukaan dan malas makan. Bila ikan yang terkena penyakit ini mati, insangnya terlihat memerah dan membusuk lebih cepat dari badannya.

Cara Pengobatannya : Pisahkan ikan, lalu berikan metapen mercurochrome dan rendam beberapa saat. Berikan perawatan dengan menggunakan air garam, lakukan perawatan hingga ikan benar-benar sembuh.

Kutu Jarum / Kutu Jangkar

Kutu Jangkar - Cara Budidaya Ikan
Kutu Jangkar

Kutu jangkar merupakan parasit yang seringkali menyerang ikan, ukuran kutu jangkar dewasa mudah sekali dilihat dengan mata. Parasit ini menempel pada tubuh ikan. Gejala ikan yang terkena parasit ini akan menunjukkan tanda gelisah, berenang kesana kemari dan menggesekkan tubuhnya pada benda di dalam akuarium. Kehadiran kutu jangkar pada ikan kecil seperti guppy dapat berakibat fatal bila tidak ditangani segera. Namun pada ikan besar, serangannya tidak berpengaruh sama sekali.

Cara Pengobatannya : Untuk kutu jangkar dewasa, pertama Anda isolasi ikan yang terserang kutu jangkar. Kemudian Anda dapat mencabut kutu jangkar dari tubuh ikan dengan bantuan pinset. Untuk membunuh larva yang ada di dalam akuarium, Anda dapat menggunakan abate sebagai salah satu alternatif.

White Spot / Ich


White spot atau dikenal sebagai penyakit "ich" merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit. Tanda-tanda ikan yang terkena whitespot akan tampak bintik-bintik putih pada sirip, insang, mulut dan tubuh, Ikan yang terkena sakit ringan terlihat menggosok-gosokkan tubuhnya pada benda-benda di dalam akuarium. Sedangkan yang terkena sakit berat dapat mengalami kematian. 

Cara Pengobatannya : White spot sangat mudah untuk dihilangkan apabila diketahui sejak dini. Banyak produk anti white spot yang dijual di toko-toko ikan. Biasanya terdiri dari senyawa kimia seperti Methilyne Blue, Malachite Green dan Formalin. Bahan kimia ini aman untuk ikan.


Itulah Jenis-jenis penyakit ikan guppy dan cara pengobatannya, semoga dapat bermanfaat bagi Anda yang sedang memulai untuk memelihara ikan hias yang satu ini. Salam Sukses.


Thursday, December 10, 2015

Kelemahan Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal


Budidaya Ikan - Jika sebelumnya kita sudah mengetahui kelebihan budidaya ikan di kolam terpal, maka kali ini kami akan mengulas kelemahan budidaya ikan di kolam terpal agar Anda dapat membandingkannya dengan kolam tanah maupun kolam beton.

Kelemahan Budidaya Ikan di Kolam Terpal

Rawan Bocor

Terpal Bocor
Terpal Bocor
Kolam terpal seringkali bocor karena tertusuk benda-benda tajam seperti kawat dan paku. Maka lahan yang digunakan untuk meletakkan kolam terpal harus steril dari benda-benda tajam. Anda juga harus waspada terhadapa hewan pengerat terutama tikus karena tikus sangat senang mengunyah terpal.

Tidak Tahan Lama

Kolam terpal juga tidak tahan lama, rata-rata usia kolam terpal hanya bertahan sekitar 2 tahun. Anda juga perlu mencari cara agar bagian luar kolam tidak sering terkena air hujan, karena dapat menyebabkan terpal menjadi lapuk.


Rendah Mineral dari Tanah

Tidak seperti kolam tanah yang banyak mengandung mineral yang cukup penting bagi pertumbuhan ikan, kolam terpal justru sebaliknya. Anda perlu memberikan pakan ikan yang memiliki kandungan protein dan mineral yang tinggi agar pertumbuhan ikan menjadi cepat.

Air Kolam Cepat Bau

Hal ini disebabkan oleh tidak adanya bakteri pengurai yang berfungsi sebagai perombak bahan organik dan penyuplai mineral bagi bakteri. Sisa-sisa makanan yang berada didasar kolam menjadi penyebabnya karena proses pembusukan akan memakan lebih banyak waktu.


Itulah kelemahan-kelemahan budidaya ikan di kolam terpal. Semoga dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk memilih menggunakan kolam terpal, kolam tanah atau kolam beton. Semoga Bermanfaat..


Thursday, November 19, 2015

Kelebihan Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal

Kelebihan Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal
Kelebihan Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal
Budidaya Ikan - Kini budidaya ikan di kolam terpal cukup populer di Indonesia. Sudah banyak orang yang sukses dalam menerapkannya, kolam terpal biasa digunakan untuk budidaya ikan tawar seperti lele, gurame, mujair, patin, dan lain-lain.

Kolam terpal relatif lebih murah dibandingkan dengan kolam tembok, dan sangat cocok bagi Anda yang memiliki lahan yang terbatas. Berikut kami berikan kelebihan budidaya ikan di kolam terpal.

Kelebihan Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal

Ikan Tidak Berbau Tanah

Bila ikan hasil budidaya di kolam tanah masih berbau lumpur, maka ikan hasil budidaya di kolam terpal sama sekali tidak berbau lumpur. Hal ini yang membuatnya lebih disukai konsumen dibandingkan ikan yang masih terasa bau lumpur.

Sedikit Hama & Penyakit

Penyakit Ikan Lele
Penyakit Ikan Lele
Hama dan penyakit yang seringkali menyerang ikan di kolam tanah sangat jarang ditemui di kolam terpal. Karena kebersihan yang selalu terjaga.

Pembersihan Kolam Lebih Cepat

Bila kolam tanah memerlukan waktu 2-7 hari untuk proses pembersihan dan pengeringan, maka untuk kolam terpal hanya membuthkan waktu 1-2 hari saja untuk proses pembersihan dan pengeringan. Proses pembersihan dan pengeringan tersebut dilakukan untuk membunuh bibit penyakit yang ada di dalam kolam budidaya.

Kolam Terpal Cocok untuk Daerah Kurang Air

Kolam terpal sangat baik diaplikasikan di daerah kurang air, seperti di daerah pesisir pantai yang memiliki tanah berpasir dan kurang mampu untuk menahan air. 

Ikan Hidup Lebih Lama

Dengan kualitas air yang lebih terkontorl dan minimnya serangan hama dan penyakit, maka keberlangsungan hidup ikan lebih tinggi atau ikan dapat hidup lebih lama. 

Panen Ikan Lebih Mudah

Panen Ikan di Kolam Terpal - Cara Budidaya Ikan
Panen Ikan di Kolam Terpal
Dengan ukuran yang umumnya tidak terlalu besar, dan juga kolam terpal biasanya tidak terdapat lumpur sehingga ketika proses panen ikan di kolam terpal jauh lebih mudah untuk dilakukan.



Itulah beberapa kelebihan budidaya ikan di kolam terpal, meskipun kolam terpal juga tidak dapat dipungkiri memiliki kekurangan yang patut Anda jadikan bahan pertimbangan ketika Anda ingin menjadikan bisnis budidaya ikan sebagai pemasukan utama Anda. Baca Kelemahan Budidaya Ikan di Kolam Terpal.

Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal

Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal
Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal

Budidaya Ikan - Peluang bisnis budidaya ikan lele cukup baik, dengan banyaknya permintaan dari supermarket hingga warung-warung makan di pinggir jalan. Modal untuk membudidayakannya pun tidak memerlukan biaya yang besar, bergantung kepada ukuran pemberian pakan. Jika Anda berminat memiliki usaha budidaya ikan lele silahkan simak cara budidaya ikan lele di kolam terpal.

Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal

1. Membangun Kolam

Langkah pertama yang dilakukan dalam membudidayakan ikan lele adalah membangun kolam, yang kali ini dibahas adalah budidaya ikan lele di kolam terpal. Cuci bagian dalam terpal dengan sabun agar bahan kimia dan abu lem yang masih menempel pada terpal hilang. Setelah di cuci bilas kembali bagian dalam terpal hingga bersih, lalu keringkan selama satu hari. Bila sudah kering, isi kolam terpal dengan air hingga 20cm.

Kolam yang telah terisi air didiamkan selama 1 minggu dan masukkan daun singkong atau pepaya kedalam kolam. Proses ini bertujuan untuk pembentukan lumut dan pertumbuhan fito plankton, dan menjadikan air di kolam menjadi hijau yang merupakan habitat yang baik untuk ikan lele.

2. Pemilihan Benih Ikan yang Baik

Benih Ikan Lele Unggul
Benih Ikan Lele Unggul
Memilih benih ikan yang baik dapat berpengaruh terhadap keberhasilan pembesaran ikan. Benih ikan yang baik dapat dilihat dengan memperhatikan ciri-ciri berikut :
  1. Benih aktif
  2. Gesit, agresif dan kulitnya terlihat cerah
  3. Warna kulitnya lebih terang
  4. Ukuran tubuhnya sama rata

3. Penebaran Benih Ikan

Untuk kolam dengan ukuran 2m x 1m x 1m, Anda sapat siapkan 1000 benih lele sangkuriang dengan ukuran 1,5-2 inci. Jika budidaya dilakukan di tempat yang lebih besar maka penebaran benih dapat di akumulasikan dengan perbandingan yang sesuai dengan ketentuan diatas. 

Benih yang baru dibeli jangan langsung dimasukkan ke dalam kolam, namun harus di rendam terlebih dahulu agar benih dapat beradaptasi dengan air di kolam budidaya.

Berikut langkah-langkahnya :

  1. Siapkan Bak
  2. Masukkan air kolam budidaya kedalam bak.
  3. Masukkan benih lele yang akan di tebar kedalam bak
  4. Diamkan selama kurang lebih 1 jam agar benih dapat beradaptasi dengan lingkungan barunya dan untuk menghilangkan stress ikan.
  5. Setelah 1 jam benih didiamkan maka benih sudah dapat di tebar kedalam kolam terpal
Penebaran Benih Ikan Lele
Penebaran Benih Ikan Lele
Penebaran benih baiknya dilakukan di pagi dan malam hari karena di waktu itulah kondisi air relatif stabil. Setelah ikan lele berumur kurang lebih 20 hari, maka perlu dilakukan sortir untuk memisahkan ikan yang kecil dengan ikan yang lebih besar.

Pemisahan ini dilakukan untuk mendapatkan hasil budidaya yang maksimal, karena bila tidak dipisahkan ikan yang kecil akan kesulitan dalam mendapatkan makanan karena kalah cepat dan juga ikan yang lebih kecil dapat dimakan oleh ikan yang lebih besar.

4. Menjaga Kualitas Air

Air di kolam terpal akan mengalami proses penguapan, maka ada kalanya Anda perlu menambahkan air sampai tingkat air kembali seperti posisi semula dan dapat ditambahkan pula daun singkong, pepaya serta talas. Tingkat kedalaman air pada bulan pertama adalah 20 cm, 40 cm pada bulan kedua, dan 80 cm pada bulan ketiga).

Warna air yang cocok bagi ikan lele adalah berwarna hijau yang dihasilkan dari rendaman daun pepaya dan singkong. Dan bila air berubah menjadi merah, ini menunjukkan ikan sudah dewasa dan siap panen.

5. Pemberian Pakan

Pemberian pakan dapat dilakukan tiga kali sehari yaitu pada pukul 7 pagi, pukul 5 sore dan 10 malam. Pemberian pakan tidak selalu harus 3 kali, bahkan bisa jadi 4 kali tergantung kebutuhan ikan.

Pakan ikan lele yang dapat diberikan adalah jenis pakan ikan 781-1 karena didalamnya mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh ikan. Pemberian pakan juga tidak boleh berlebihan, karena pakan yang tidak habis dan mengendap di kolam dapat menyebabkan berbagai penyakit. Anda juga dapat menggunakan pakan alami contohnya seperti kroto semut.

6. Panen

Panen Ikan Lele
Panen Ikan Lele
Setelah kurang lebih 90 hari, maka ikan lele siap panen. Pemanenan dengan menyortir ikan yang sudah layak dikonsumsi atau belum. Bila belum layak konsumsi maka ikan dapat dipelihara kembali.


Begitulah Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal. Semoga Anda berhasil dalam menerapkan langkah-langkah diatas. Lihat juga Kelebihan Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal.